Skip to main content

Dreamdelion

Dreamdelion Bangun Kemanfaatan Sosial Selama Pandemi Covid-19

Dreamdelion Bangun Kemanfaatan Sosial Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang terjadi di awal bulan Maret tahun 2020 menjadi momen yang tidak terlupakan. Berbagai aktivitas masyarakat dan kegiatan tatap muka dibatasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang sudah merenggut nyawa ribuan masyarakat di Indonesia. Namun, siapa sangka, di tahun tersebut juga menjadi titik awal Career Class dapat bertumbuh dengan lebih luas lagi untuk kemanfaatan sosial masyarakat melalui berbagai kelas publik yang diadakan hingga berhasil terkumpul total donasi Rp250.880.091. 

Dengan berbagai batasan selama pandemi Covid-19, tidak menjadi hambatan bagi Dreamdelion melalui Program Career Class untuk berbuat kebaikan. Tidak hanya untuk masyarakat terdampak Covid-19 saja, tetapi juga masyarakat yang sedang membutuhkan. Kami percaya, bahwa kebaikan sekecil apa pun yang dilakukan, jika dikerjakan secara bersama-sama akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar dan lebih luas kemanfaatnya. 

Belajar dan Berbagi Kebaikan Melalui Program Career Class

Sebagai salah satu platform pengembangan diri yang diinisiasi oleh Dreamdelion, Career Class menghadirkan narasumber dengan berbagai keahlian, latar belakang, dan juga pengalaman yang bisa dibagikan kepada peserta yang mengikuti program Career Class. Dalam perjalanannya, Career Class tidak hanya ingin menciptakan sebuah lingkungan yang suportif saja, tetapi juga membantu membuka banyak peluang, dan menyebarkan kemanfaatan.

Bekerja sama dengan berbagai komunitas, Career Class membuka kelas-kelas publik melalui berbagai topik kelas seperti tentang keluarga, keuangan, karir, komunikasi, dan lain-lain yang bisa diikuti oleh peserta dengan membayar biaya kelas yang seluruhnya akan didonasikan ke komunitas atau kelompok masyarakat yang membutuhkan. 

Siapa sangka, kelas publik yang dilakukan secara daring tersebut sudah diikuti oleh ribuan peserta. Bahkan setiap pendaftaran kelas publik diadakan, hanya dalam hitungan menit saja kelas tersebut mencapai maksimal kuota pendaftaran. Career Class juga memiliki kelas Pay As You Wish, di mana peserta dapat mengikuti kelas-kelas publik yang diadakan dengan biaya pendaftaran tanpa batas minimal pembayaran. 

Kolaborasi Kebaikan bersama Komunitas

Dreamdelion menyadari, untuk berbuat kebaikan tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, melalui Program Career Class, kami bekerja sama dengan berbagai komunitas untuk dapat menjangkau dan meluaskan kemanfaatan melalui kelas-kelas publik yang diadakan hingga dapat terkumpul total donasi sebesar Rp250.880.091 yang sudah tersalurkan di tahun 2020 untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat. 

Salah satu dampak positif dari kegiatan tersebut yaitu membantu pengembangan Rumah Sahabat Al-Quran yang saat ini dikenal dengan Rumah Sejati di Gentong, Ngawi, Jawa Timur sebagai tempat kegiatan sosial masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan seperti berbagi sembako, kajian, pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, dan lain-lain. 

Selain itu, Dreamdelion melalui Career Class juga bekerja sama dengan salah satu peserta Career Class 2020, Anggita Cremonanda untuk memberikan donasi dari kelas publik yang sudah diadakan melalui gerakan “Geng Bantu Bareng”. Kegiatan tersebut dilakukan dengan membagikan sembako dan makanan ke pemulung, pedagang kecil di jalan, tukang parkir, tukang becak yang didistribusikan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Saat ini, Dreamdelion masih terus berkomitmen untuk dapat meluaskan kemanfaatan dengan berkolaborasi dan bersinergi bersama berbagai pihak melalui berbagai program kebaikan. Jika Anda memiliki kegiatan sosial yang ingin berkolaborasi dengan kami, Anda dapat menyampaikannya di sini. Dreamdelion percaya, untuk membuat sesuatu yang besar dan luas kemanfaatanya, kami tidak bisa berjalan sendirian.

Penulis: Nabila Nur Farida

Mengajar di Pagi Hari, Berwirausaha di Sore Hari: Inilah Guru Bisa Usaha!​

Mengajar di Pagi Hari, Berwirausaha di Sore Hari: Guru Bisa Usaha!

Guru, empat huruf yang memikul sejuta amanat dari bangsa. Di mana pun posisinya, guru harus bisa diandalkan. Namun, berdasarkan survei yang kami lakukan kepada sekitar 243 guru honorer dari berbagai wilayah di Indonesia, pendapatan guru honorer sangat rendah bahkan ada guru yang mendapat upah di bawah Rp500.000 per bulan. Sedangkan para pelita bangsa itu harus mencukupi berbagai kebutuhan hidupnya serta kapasitas sebagai guru yang harus selalu ditingkatkan untuk menambah kemampuan dalam proses pembelajaran.

Guru yang berdaya dan sejahtera merupakan awal dari Indonesia gemilang. Bersama rekan guru, Dreamdelion meluncurkan Program Guru Bisa Usaha, sebagai perantara kebaikan dari guru untuk guru yang dapat mendukung proses upgrade skill guru honorer. Saling berbagi, saling menginspirasi dalam kolaborasi.

The new competition is collaboration, menjadi lebih berarti dengan merangkul orang-orang di sekitar untuk melangkah dan tumbuh bersama. Sebagai seorang guru, artinya siap belajar, juga untuk berkolaborasi dengan guru-guru lain agar dapat melesatkan kemampuan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan para guru honorer. 

Selain keterampilan pedagogik, Dreamdelion percaya bahwa guru juga perlu memiliki berbagai skill lain seperti kemampuan berbisnis, sehingga guru bisa menambah sumber pendapatan dari selain mengajar. Hal tersebut dapat diraih dengan melatih kemampuan membangun personal branding, networking,  dan hal lainnya, sehingga guru bisa menjadi sumber inspirasi para peserta didik dan orang-orang di sekitarnya.

Apa itu Guru Bisa Usaha? 

Program pengembangan diri dikhususkan bagi rekan guru honorer yang bertujuan untuk membangun pondasi pengembangan diri, mengeksplorasi keterampilan lain selain keterampilan pedagogik, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausaha guru, dan meningkatkan kesejahteraan guru dengan berwirausaha.

Siapa saja yang bisa bergabung dalam program? 

Seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan dan menyandang status keguruan dari lembaga pendidikan formal, seperti guru honorer, guru PPPK, guru ASN maupun mahasiswa FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) tanpa syarat minimal masa mengajar.

Pelatihan kewirausahaan Guru Bisa Usaha diikuti oleh 175 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan status keguruan di lembaga formal. Guru-guru dilatih untuk mengasah kemampuan terkait usaha. Kegiatan berbentuk webinar berbayar (pay as you wish), dengan pembekalan materi seputar entrepreneur mulai dari Build Entrepreneurship Mindset, Develop Product & Decide Market, Business Branding, Manage Personal & Business Finance, sampai kepada pembahasan Business Model Canvas.

Setelah pelatihan kewirausahaan, peserta menyusun proposal usaha dan melakukan presentasi terbaik mereka untuk mendapat kesempatan mentoring dengan para praktisi bisnis dan pinjaman modal usaha dalam program inkubasi usaha. Dari sekitar 10 orang yang lolos seleksi proposal usahanya, didapatkan 3 peserta dari berbagai jenis usaha. Jenis usaha yang lolos program inkubasi dan berhak mendapatkan pinjaman modal usaha adalah bidang pendidikan (@proton.adacemy), bidang kuliner (@tokodeaaaaa) dan bidang kesehatan (@senja.zw). 

Dari pelatihan Guru Bisa Usaha, peserta belajar banyak strategi untuk memulai atau mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Hal yang tak kalah penting, juga menguatkan mental diri menghadapi berbagai rintangan dan hambatan ketika harus menjalankan peran sebagai guru sekaligus pelaku usaha. 

Kami percaya, rekan guru mampu untuk terus melejitkan potensi dengan tetap mengabdikan diri dalam mendidik anak negeri. Dengan segala potensi yang dimiliki, guru-guru juga mampu bersaing dan membuka berbagai peluang kebaikan. Menjadi guru lebih dari sekadar profesi karena ada tugas mulia, menjadi guru berdaya dengan berwirausaha.

Penulis: Hajiah Nurdiani

 

UMi Youthpreneur Competition Dorong Wirausahawan Muda Berdaya

UMi Youthpreneur Competition: Kolaborasi Dreamdelion X PIP Mendorong Wirausahawan Muda Berdaya

UMi Youthpreneur Competition yang diadakan pada 23-24 Mei 2022 di Jakarta digelar dengan meriah dan disambut antusiasme peserta yang luar biasa. Dreamdelion, bermitra dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan, berupaya mendorong semangat wirausaha bagi anak muda melalui acara UMi Youthpreneur. Pada acara ini para peserta yang merupakan pelaku usaha mikro dapat mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan dan lokakarya yang dipimpin oleh para pengusaha dan konsultan bisnis berpengalaman, baik secara daring maupun luring.

 

Acara dibuka oleh Bapak Mohd. Zeki Arifudin selaku Direktur Pengelolaan Aset Piutang BLU-PIP, menyambut para peserta dalam acara tersebut dan mendorong mereka untuk mengejar kemandirian wirausaha. Didampingi Bapak Aditya Permana, PIP menyampaikan dukungan serius pemerintah dalam membina generasi muda dalam kemandirian wirausaha.

“Usai mengikuti acara selama 2 hari, peserta akan diberikan waktu menyusun proposal bisnis. 10 proposal terbaik akan terpilih untuk dipresentasikan di hadapan para juri yang berasal dari Kementrian Keuangan, PIP, dan praktisi. Lalu 6 pemenang dipilih mendapatkan pembiayaan, pendampingan, serta pengawasan perkembangan usaha dari tim pendamping langsung dari PIP,” ucap Pak Adit.

Pada hari pertama acara, para peserta disuguhi sesi pelatihan yang dipimpin oleh Cynthia Jasmine, pengusaha muda sukses di balik Gifu Souvenir and Invitation. Ia memaparkan beberapa hal teknis yang perlu dipersiapkan oleh peserta agar bisa menghasilkan usaha yang market-fit. Dilanjutkan dengan lokakarya interaktif bertajuk Business Model Canvas yang dipimpin oleh Aryo Dwi Harprayudi, Co-Founder Dreamdelion yang bertujuan untuk membantu peserta belajar bagaimana menuangkan ide bisnis mereka dalam presentasi yang akan menarik para penyandang dana.

Hari kedua, Reza Firmanda, pemilik usaha kuliner Ayamayaman, membagikan ilmunya tentang bagaimana menciptakan pasar bagi sebuah usaha. Acara semakin lengkap dengan pemaparan dari Dr. Elvine Gunawan, Sp.KJ yang memberikan tips mengelola stres saat menjalankan aktivitas bisnis. Pada hari terakhir ini, acara ditutup dengan diskusi bersama Direktur Pusat Investasi Pemerintah, Ibu Ririn Kadariyah.

Wah, seru sekali ya, acara UMi Youthpreneur ini, penasaran siapa 10 besar pemenang yang akan melaju ke babak presentasi untuk menentukan 6 besar pemenang yang akan didampingi secara intensif oleh PIP dan Dreamdelion?

Secara keseluruhan, acara UMi Youthpreneur ini merupakan kesempatan berharga bagi anak muda untuk belajar dari pengusaha sukses dan memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang berharga untuk membantu mereka berhasil dalam usaha bisnis mereka sendiri. Inilah komitmen Dreamdelion untuk berperan memberdayakan masyarakat yang luas dan berkontribusi dalam perkembangan perekonomian Indonesia.

Penulis: Selma Mutiarahma

 

Dreamdelion Beri Pendampingan Finalis UMi Youthpreneur Competition

Finalis UMi Youthpreneur Competition Mendapatkan Pendampingan Dreamdelion

Kolaborasi Dreamdelion dan Pusat Informasi Pemerintah (PIP) untuk membentuk wirausahawan muda yang mandiri dikemas dengan kegiatan bertajuk UMi Youthpreneur. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan terkait inisiasi bisnis selama dua hari, dilanjutkan dengan pendaftaran kompetisi yang menyaring 6 finalis terbaik untuk diberi pembiayaan, pendampingan, serta pengawasan perkembangan usaha dari tim pendamping langsung dari PIP.

Setelah tahap pendaftaran, didapatkan 10 kelompok peserta yang akan mempresentasikan ide bisnisnya kepada tim juri dari PIP. Dreamdelion hadir memberi pendampingan berupa melatih pembuatan presentasi yang menarik, teknik komunikasi presentasi, 1-on-1 coaching clinic sebanyak 3 kali terkait dengan pengembangan usaha masing-masing finalis, serta presentasi 1-on-1 sebelum babak final. Dalam fase ini, Dreamdelion juga mendorong peserta untuk mampu mewujudkan ide usaha yang dimiliki dengan mewujudkan prototipe produk berkualitas terbaik di babak final.

Kegiatan penjurian 6 besar dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman usaha, visi, dan kepribadian finalis. Pada tahap ini, para peserta mampu memperkenalkan produk usahanya dengan percaya diri, memiliki alasan yang kuat untuk mengupayakan perbaikan pada usaha yang dijalankan, serta mampu menampilkan diri dan usahanya dengan sangat baik. 

Berdasarkan penilaian presentasi final, terpilih 6 finalis untuk Pemenang UMi Youthpreneur Competition 2022, mereka adalah Sintia Fauziah (Ijoy.yo – Hampers Paket Berkebun), Sonya Suci Ramadhani (Senja.zw – Sabun dan Deodoran Alami), Nurita Wahyuni (i-Lobster – Budidaya Lobster Ikan Tawar), Luthfy Al Razieb (Purun Borneo – Organic Straw and Cup Holder), Sayyida F. (Dreamclean – Furniture ecobrick Ramah Lingkungan), Nurul Faiqoh (BION Kids – Mainan Edukasi Sains & Montessori).

Kepada seluruh pemenang ini dilakukan pendampingan dengan tiga kurikulum utama, yaitu pengembangan produk, pencatatan usaha, dan perluasan pasar. Serta untuk menjamin keberlanjutan usaha, akan dilakukan monitoring secara berkala dan evaluasi di akhir setiap peserta. Peserta juga akan membuat rencana aksi, nantinya Dreamdelion selalu terbuka untuk berdiskusi dengan para pemenang. Pada acara penghargaan yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2022, Sintia Fauziah, pemilik bisnis Jjoy.yo mengucapkan rasa terima kasih kepada penyelenggara kegiatan dan berharap usaha yang ia miliki dapat berkembang dan memberi manfaat lebih luas lagi.

Penulis: Selma Mutiarahma