Sinergi Pelangi Progo

Sinergi Pelangi Progo

Setelah sukses dengan acara Pasar Tenun Rakyat pada tahun 2016 lalu, Dusun Sejatidesa mulai menyiapkan diri untuk mengembangkan potensi pariwisatanya. Di tahun yang sama, Dusun Sejatidesa pun telah membentuk suatu kelompok sadar wisata yang diberi nama Pokdarwis Pelangi Progo. Pada tahun pertama pembentukan, Pokdarwis Pelangi Progo bersama dengan para internee batch 6 telah banyak melakukan beberapa kegiatan sosialisasi. Di antaranya adalah sosialisasi pariwisata, sadar wisata, hingga visioning pembentukan desa wisata. Maka dari itu, internee Dreamdelion di batch 7 akan fokus pada pelatihan hal-hal teknis dalam pariwisata.

Pada bulan Oktober lalu, internee batch 7 mengadakan diskusi bersama pokdarwis mengenai perencanaan desa wisata. Hal-hal yang dibahas antara lain adalah penetapan sasaran wisatawan, penentuan atraksi wisata serta penghitungan harga dari tiap atraksi. Diskusi tersebut diikuti oleh 16 orang dari Pokdarwis Pelangi Progo, internee, mentor Dreamdelion Yogyakarta, Mas Hilmi, dan Mas Tyo yang turut membantu memberi saran dan pendapat.

Pada diskusi tersebut, pokdarwis sepakat untuk menjadikan orang dewasa dan anak-anak sebagai target kunjungan wisatawan. Sembari menentukan atraksi wisata yang disesuaikan dengan target wisata, internee menunjukkan video desa-desa wisata yang ada di Yogyakarta. Dalam video itu, beberapa aktivitas yang sederhana bisa menjadi hal yang menarik bagi wisatawan. Adapun beberapa atraksi wisata yang akhirnya berhasil ditentukan oleh pokdarwis, di antaranya adalah atraksi karawitan, tari, membuat tenun, tie dye, membuat anyaman bambu (Besek), membuat makanan tradisional (Gethuk dan Jadah), menanam padi, susur kali Progo, dan permainan tradisional (Bakiak dan Egrang). Kemudian, berdasarkan hasil penentuan atraksi wisata, pokdarwis melakukan penghitungan harga untuk masing-masing atraksi. Penghitungan harga disesuaikan dengan biaya operasional yang digunakan pada suatu atraksi serta melihat kondisi harga di desa-desa wisata yang ada di sekitar Sejatidesa.

Pada akhir diskusi, estimasi harga yang sudah ditentukan akan dikaji lagi oleh pokdarwis dan warga. Selain itu, pokdarwis juga mengagendakan untuk diskusi lebih lanjut terkait penentuan paket wisata.

oleh: Clara Shabrina, Aristya Tri Rahayu

Add Comment

eighteen + 19 =