Perjalanan Setengah Dekade: Selamat Datang CEO Dreamdelion 2017

Perjalanan Setengah Dekade: Selamat Datang CEO Dreamdelion 2017

18 Juli 2017 –  Bertepatan dengan hari ulang tahun Dreamdelion yang ke-5, telah dilakukan serah terima jabatan CEO (Chief Executive Officer) Dreamdelion Community Empowerment oleh Alia Noor Anoviar kepada Evaulia Nindya Kirana dalam periode kepengurusan 2017/2018.

Dreamdelion Community Empowerment (Yayasan Dreamdelion Indonesia) merupakan community development yang berfokus pada isu-isu terkait dengan pendidikan, kesehatan dan lingkungan, serta pendampingan dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Berkolaborasi dengan komunitas lokal, Dreamdelion berkeinginan untuk menciptakan dampak sosial positif terhadap tantangan sosial yang dihadapi oleh masyarakat sasaran. Nama Dreamdelion berasal dari 2 kata yaitu Dream yang berarti mimpi dan Delion (bunga dandelion) yang tertiup angin. Dreamdelion memiliki makna menyebarkan mimpi.

Dreamdelion memiliki visi menciptakan perubahan sosial melalui peran anak-anak muda dan komunitas setempat. Misi Dreamdelion adalah mewujudkan aksi kolaborasi untuk mengembangkan potensi lokal dan meminimalisasi tantangan sosial, pengembangan SDM lokal untuk memaksimalkan perubahan sosial yang menjadi target kolaborasi, dan menciptakan perubahan sosial yang terukur.

Satu tahun terakhir, Dreamdelion banyak melakukan perubahan baik strategi organisasi, logo dan karakter untuk menghadapi tantangan zaman yang disesuikan dengan kapasitas dan kapabilitas. Dreamdelion juga mengumumkan susunan co-founder baru yaitu Alia Noor Anoviar sebagai Advisor, Evaulia Nindya Kirana sebagai CEO, Diana Hemas Sari sebagai Community Development Leader, dan Nabila Hajar Aflaha sebagai Executive Secretary and Treasurer.

Alia Noor Anoviar selaku founder Dreamdelion menyatakan bahwa Dreamdelion harus tetap tumbuh untuk meciptakan perubahan di Indonesia. Alia menjelaskan bahwa tahun ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan regenerasi meningat bahwa di era sekarang ini, Dreamdelion membutuhkan warna baru.

“Saya memilih Eva untuk menjadi pemimpin yang baru karena selama 3 tahun ini Eva sangat aktif berkontribusi di Dreamdelion. Saya melihat dia adalah sosok yang inovatif, berani dan bertanggung jawab. Saya melihat itu ketika Eva menjadi Marketing Manager  dan Project Officer Pasar Tenun Rakyat tahun 2016 lalu. Saya dan Eva selalu aktif untuk berdiskusi mengenai rencana-rencana keberlanjutan Dreamdelion kedepannya, sehingga saya yakin Eva dapat membawa Dreamdelion ke arah yang lebih baik”, ujar Alia.

Sementara itu, Eva sebagai CEO baru Dreamdelion menjelaskan bahwa dirinya banyak mendapatkan pengalaman langsung terjun ke masyarakat melalui kegiatan community development. Dreamdelion telah menjadi tempatnya mengembangkan diri dan memperluas jaringan baik dengan masyarakat maupun stakeholder lainnya. Eva optimis bahwa dia akan mampu melewati tantangan yang ada kedepannya dengan dukungan dan kerjasama yang baik dari tim internal dan partner kolaborasi Dreamdelion.

Selama 5 tahun berdiri, Dreamdelion aktif berkegiatan di Jakarta, Yogyakarta, Cianjur, Ngawi, dan Surabaya. Eva dan Alia berharap adanya peluang kolaborasi baik dari NGO, Pemerintah, sektor publik maupun swasta untuk mendampingi masyarakat di kelima daerah tersebut di Indonesia.

Add Comment

11 + thirteen =