Penghargaa Dreamdelion

Jejak perjalanan Dreamdelion yang diinisiasikan pada tahun 2012, tak lepas dari pencapaian-pencapaian yang diakui pihak luar. Pencapaian awal pun dimulai Dreamdelion pada tahun 2012 dengan memenangkan kompetisi YEA (Youth Educators Award). Kemudian Dreamdelion semakin percaya diri mengikuti kompetisi-kompetisi selanjutnya yang diadakan berbagai pihak. Berikut ini daftar prestasi-prestasi yang berhasil diraih Dreamdelion:

Youth Educators Award 2012

Lomba pertama yang diikuti adalah YEA (Youth Educators Award). Penghargaan ini baru digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2012 dan saat itu Dreamdelion belum lama berdiri. Dengan keyakinan penuh, Dreamdelion menjadi salah satu pemenang dengan mengajukan perwakilan, Fahma Nurika Aisyah, dalam kategori Well Being, yaitu bidang pendidikan pengembangan karakter dan kesehatan masyarakat.

Young Change Maker Ashoka 2012

Young Changemakers Ashoka (YCM) adalah kompetisi anak muda berusia 12-25 tahun yang mengembangkan gagasan sosial bagi masyarakat, menunjukkan dampak perubahan sosial, serta memenuhi kriteria dasar Young Changemakers yaitu applied empathy, leadership, teamwork, the idea dan social impact. Dalam kompetisi ini, Alia (penggagas Dreamdelion) hadir dengan konsep Dreamdelion yang telah membawa perubahan positif di masyarakat Manggarai. Hal ini membawa Alia pada penghargaan YCM pada tahun 2012.

Top 3 Mandiri Bersama Mandiri 2012 kategori Start Up Creative Industry

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Bank Mandiri untuk mendorong perkembangan social entrepreneurship di Indonesia. Kategori yang diperlombakan adalah Start Up dan Semi-Established, dengan sektor bidang usaha pertanian, pariwisata, industri kreatif dan kelautan. Dengan program andalan dari Dreamdelion yaitu pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif masyarakat Manggarai ini berhasil meraih Top 3 Mandiri Bersama Mandiri 2012 kategori Start Up Creative Industry.

The Most Innovative Business ELD Award FEUI 201

Danamon Social Entrepreneur Award 2014

DSEA diselenggarakan oleh BANK Danamon Indonesia dalam rangka mengapresiasi pejuang kesejahteraan Indonesia yang membangun wirausaha untuk mengatasi permasalahan sosial berkelanjutan. Setelah melalui beberapa proses seleksi, nama Alia disebut sebagai pemenang berdasarkan voting masyarakat terbanyak dan penilaian dewan juri. Alia mengangkat konsep pemberdayaan masyarakat, yaitu dengan memanfaatkan masyarakat sekitar agar berpenghasilan sendiri. Dari sini, Alia berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp 50 juta.

Hult Prize

Kali ini Alia Noor Anoviar, Maharanie Septi, dan Marissa Ika Puspitasari mewakili Dreamdelion dalam kompetisi tingkat internasional, Hult Global Case Challenge (Hult Prize). Hultz Prize adalah kompetisi berskala internasional yang berfokus pada masalah kesejahteraan sosial di dunia. Kompetisi ini dilakukan pada tingkal regional dan internasional. Pada tingkat final regional diselenggarakan di lima negara, yaitu Dubai, London, San Fransisco, ShangHai, dan Boston. Kemudian yang menjadi tim terbaik dari setiap regional akan maju ke final tingkat global yang diselenggarakan di New York, September 2015. Meski mereka belum mendapat kesempatan maju di tingkat global, namun mereka banyak belajar dari orang-orang hebat dari berbagai negara untuk merealisasikan solusi mereka.

Gadjah Mada Entrepreneur Festival

Dreamdelion Yogyakarta juga berhasil mengukir prestasi. Pada tahun 2014, Fanbul, Eva, dan Dias dari Dreamdelion Yogyakarta berhasil menyabet juara pertama Gadjah Mada Enterpreneurs Festival (GMEF) pada tahun 2014 untuk kategori industri kreatif dengan produk andalannya yaitu rainbow stagen yang dibuat warga desa Sumberarum.

Danone Young Social Entrepreneur

Dreamdelion kembali meraih prestasi Danone Young Social Entrepreneur (DYSE) 2015. Kompetisi ini diikuti oleh Fitriani Kembar Puspitasari, Evaulia Nindya Kirana, Elsa Sabrina Maharani, Amanda Rachmaniar, dan Hanif Isnanto. Tim Dreamdelion dari UGM berhasil meraih juara pertama dengan mengajukan ide bisnis pengembangan stagen warna-warni (rainbow stagen).

Kartini Next Generation Bidang Sosial Budaya

Pada 22 April 2015 dalam Anugerah Kartini Next Generation (KNG) yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Alia Noor Anoviar dengan Dreamdelionnya mampu menyisihkan tiga finalis lain untuk kategori sosial-budaya. Alia sukses menjadi pemenang setelah menyisihkan 48 peserta yang berasal dari Aceh hingga Papua dan beberapa warga Indonesia yang berdomisili di luar negeri.