Pemuda Berdaya Manggarai Berjaya! Manggarai Berlari (MARBEL)!

Sejak berdiri tahun 2012, telah banyak potret permasalahan sosial yang ditangkap oleh komunitas bisnis sosial Dreamdelion di daerah binaannya, yaitu Manggarai. Salah satu permasalahan yang menjadi sorotan adalah tingginya pernikahan dini yang 90% disebabkan oleh adanya seks bebas. Hasil pemetaan sosial oleh Faiqa Himma Emalia dan tim dalam payung Dreamdelion Sehat hal ini berhulu pada beberapa aspek yakni tidak adanya kegiatan positif, tidak adanya wadah aktualisasi diri bagi remaja, serta rendahnya tingkat pengetahuan mengenai risiko seks bebas dan kesehatan reproduksi. Oleh sebab itu, Dreamdelion Sehat menginisiasi lahirnya program bagi remaja Manggarai dengan nama MARBEL (Manggarai Berlari).

Dilaksanakan di Sawangan Depok, kegiatan 3 malam-2 hari ini mencoba mengajak pemuda Manggarai untuk menggali potensi diri serta memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi. Acara yang seru ini juga merupakan usulan dari pemuda Manggarai melalui FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan oleh tim Dreamdelion Sehat dengan kelompok pemuda Manggarai. “Rata-rata remaja Manggarai kurang menyukai kegiatan penyuluhan yang satu arah dan cenderung kaku,” ujar salah satu dari mereka ketika itu.

Di hari pertama terdapat 4 kegiatan yang dilaksanakan oleh para peserta. Materi pertama yang mereka dapatkan adalah pemahaman mengenai seks bebas dengan judul “Seks Ya atau Tidak” yang diisi oleh Astari Wardiyah. Peserta bisa menggali banyak hal seperti mengenai kebersihan dan kesehatan organ reproduksi, usia optimal dalam pernikahan dan kehamilan, perilaku seksual dan dampaknya, serta pembahasan mengenai penyakit seksual.

Kemudian kegiatan dilanjutkan oleh materi yang mengenai aktualisasi diri. Oleh Ara Koswara, para peserta diajak untuk menggali potensi mereka sendiri yang diawali melalui semangat merubah diri. Mereka diajak untuk berkata dan berpikir secara positif karena hal tersebut sangat mempengaruhi semangat yang ada dalam diri kita. Diselingi dengan permainan kecil seperti “Indonesia Berkata”, tak lupa Ara menekankan pelunya ilmu, kejujuran, keseriusan, fokus menjalani hidup, mengejar cita-cita, dan shared our dream.

“Jangan takut untuk selalu bermimpi! Selalu bersyukur! Semua orang memiliki potensinya sendiri. Jangan lecehkan cita-cita orang lain dan teruslah mengejar mimpi!” Pesan  Ara ketika itu.

Acara semakin seru dan menarik ketika peserta dan panitia menunjukan bakat dan kreativitas mereka di kegiatan Pensi. Peserta menghadirkan keceriaan dengan menunjukan kreativitas mereka seperti menyanyikan lagu reggae yang mereka ciptakan sendiri, pertunjukan teater, dan goyang ubur-ubur. Berbagai kreativitas dan bakat yang ditunjukkan oleh pemuda Manggarai ini menunjukan bahwa mereka memiliki potensi.

Kegiatan hari pertama diakhiri dengan api unggun dan diskusi mengenai HIV/AIDS. Bersama dengan Kakak-kakak dari Yayasan AIDS Indonesia, remaja Manggarai saling bertukar pikiran dan pemahaman mengenai gambaran dampak HIV/AIDS terhadap masa depan remaja. Kakak-kakak dari YAI benar-benar berharap gaya hidup remaja Manggarai yang kurang peduli terhadap permasalahan ini untuk segera diminimalisir bahkan dihilangkan.

Hari terakhir, peserta diajak untuk melatih kekompakan. Kedekatan peserta MARBEL dan panitia dari Dreamdelion Sehat semakin erat setelah melakukan kegiatan outbond di sekeliling penginapan. Terdapat 5 pos yang disiapkan dengan 5 permainan yang pastinya seru! Peserta diajak untuk memercayai tim dengan permainan navigasi, rantai kekompakan, becak di kolam lumpur, perang bantal, dan yang paling seru adalah pos terakhir yaitu permainan menjaga lilin.

Kegiatan MARBEL yang dilaksanakan Dreamdelion sehat ini memang dimaksudkan untuk memunculkan potensi remaja Manggarai agar lebih berdaya. Namun, untuk bisa mengajak remaja-remaja bergabung memang tidak mudah, tapi tim Dreamdelion Sehat yakin kalau itu mungkin dilakukan. Hal ini merupakan komitmen Dreamdelion untuk pemberdayaan masyarakat di Manggarai, seperti yang diungkapkan oleh Alia Noor, “Dreamdelion Sehat melalui MARBEL, merupakan salah satu bentuk komitmen Dreamdelion untuk memberdayakan masyarakat di semua kalangan”.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan penetrasi kepada remaja Manggarai lebih mudah dilakukan sehingga sinergitas antara Dreamdelion dengan remaja lebih terjalin. Hal itu nampaknya mulai tercapai. Remaja Manggarai mulai terinspirasi oleh para fasil (sebutan bagi para volunteer) dan tim Dreamdelion Sehat seperti yang diutarakan oleh Putri Sarah, “Kenalan dengan banyak mahasiswa dan sarjana hebat! Mereka seru, happy, unik, dan mereka hebat!” Dari tim Dreamdelion Sehat, Euis Ratna Sari menambahkan, “Kedekatan antara tim Dreamdelion dengan remaja Manggarai membuat kami semakin yakin untuk tidak akan melepaskan mereka!”

Dengan adanya hal tersebut, tentunya akan mendorong remaja Manggarai lebih percaya diri, produktif, dan mandiri. Hal ini pernah diungkapkan oleh Alia Noor Anoviar mengenai kegiatan MARBEL, “Sejuta mimpi menjadi percuma jika pemuda sebagai generasi penerus tidak bergerak.” Generasi muda adalah tunas bagi sebuah bangsa menjadi bangsa yang besar dan tunas itu kini mulai disemi oleh Dreamdelion Sehat di bantaran Manggarai, karena “Remaja Berdaya, Manggarai berjaya!” Ayo, mari kita berlari!

Written by : Dipta B

Add Comment

two × four =